Rabu, 27 Agustus 2014

WWW (World Wide Web)

Menurut Yuhefizar (2008:159) menjelaskan bahwa, “World Wide Web (WWW) adalah suatu metode untuk menampilkan informasi di internet, baik berupa teks, gambar suara maupun video yang interaktif dan mempunyai kelebihan untuk menghubungkan (link) satu dokumen dengan dokumen lainnya (hypertext) yang dapat diakses melalui browser”. Harus diketahui bahwa WWW bukanlah internet demikian pula sebaliknya. Namun demikian, WWW dan internet sangat berkaitan satu sama lain. Internet adalah suatu jaringan komputer global, sedangkan WWW bukan sekedar jaringan tetapi didalamnya terdapat suatu set aplikasi komunikasi dan sistem perangkat lunak yang memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Umumnya terletak pada internet host dan client.
2. Umumnya menggunakan protokol TCP/IP.
3. Mengikuti model client/server untuk komunikasi dua arah.
4. Memungkinkan client untuk mengakses server dengan berbagai protokol seperti HTTP, FTP, TELNET dan Gopher.

 

Daftar Pustaka :

Yuhefizar. 2008. 10 Jam Menguasai Komputer. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.Yuhefizar. 2008. 10 Jam Menguasai Komputer. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Hypertext Markup Language (HTML)

Menurut Anhar (2010:40) menjelaskan bahwa “Hypertext Markup Language (HTML) adalah sekumpulan simbol-simbol atau tag-tag yang dituliskan dalam sebuah file yang digunakan untuk menampilkan halaman pada web browser”.
Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML pertama kali dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-Lee Robert ketika mereka bekerja di CERN, sebuah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa-Swiss pada tahun 1989.
HTML diawali dan diakhiri dengan suatu perintah yang sudah baku yang disebut dengan tag dan diantara kedua tag tersebut terdapat nilai-nilai dan atribut-atribut. HTML merupakan bahasa pemrograman yang fleksibel karena bisa meletakkan script dari bahasa pemrograman lain seperti PHP, Javascript, VB dan C.
Dokumen HTML adalah file teks murni yang dapat dibuat dengan sembarang editor (misalnya notepad). Dokumen HTML merupakan halaman situs yang dibaca browser dan berisikan informasi tentang halaman situs tersebut. Dokumen HTML harus disimpan dalam sebuah file dengan ekstensi “.html. Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, HTML tidak mengenal jumping ataupun looping. Script-script HTML dibaca oleh browser dari atas kebawah tanpa ada pengulangan ataupun lompatan.
Jika HTML tidak dapat mendukung suatu perintah pemrograman tertentu browser tidak akan menampilkan kotak dialog syntax error, jika terdapat penulisan kode yang keliru pada skrip HTML. Hypertext dalam HTML berarti bahwa kita dapat menuju ke suatu tempat, misalnya website atau halaman homepage lain, dengan cara memilih suatu link ke website atau homepage halaman lain, hypertext ini juga memungkinkan kita menuju ke salah satu bagian dalam suatu teks itu sendiri. Sedangkan Markup Language merupakan suatu fasilitas yang berupa tanda tertentu dalam skrip HTML dimana kita bisa merancang judul, garis, tabel, gambar dan lain-lain dengan perintah khusus. Adapun elemen pada HTML yang akan memisahkan dokumen menjadi beberapa bagian, antara lain:
a. Elemen <HEAD>…</HEAD> : merupakan bagian untuk menuliskan keterangan mengenai judul dokumen, nama pengarang dan lain-lain.
b. Elemen <BODY>…</ BODY > : merupakan bagian untuk menuliskan kode-kode Layout untuk tampilan homepage.
c. Elemen <FRAMESET >…</FRAMESET > : merupakan bagian untuk meletakan kode-kode frame.
Sedangkan tag hanyalah bagian dari elemen. Tag adalah kode-kode yang digunakan untuk men-setting dokumen HTML.

 

Daftar Pustaka :

Anhar. 2010. Panduan Menguasai PHP dan Mysql. Jakarta: Media Kita.

Hypertext Preprocessor (PHP)

Menurut Anhar (2010:3) menjelaskan bahwa “Hypertext Preprocessor (PHP) yaitu bahasa pemograman web server-side yang bersifat open source”. PHP merupakan script yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru. Semua script PHP dieksekusi pada server di mana script tersebut dijalankan.

Daftar Pustaka :

Anhar. 2010. Panduan Menguasai PHP dan Mysql. Jakarta: Media Kita.

Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

Menurut Simarmata (2010:52) mengemukakan bahwa “Hypertext Transfer Protocol (HTTP) merupakan protokol komunikasi stateless yang berbasis pada TCP yang awalnya digunakan untuk mengambil kembali file-file HTML dari server.

Daftar Pustaka :

Simarmata, Janner. 2010. Rekayasa Web. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Web Server

Menurut Supardi (2010:181) menjelaskan bahwa “Web Server merupakan perangkat lunak yang mengatur atau mengelola program berdasarkan permintaan browser dan dikirimkan kembali ke browser”. Browser sendiri merupakan perangkat lunak untuk menjalankan program atau script web. Setiap program web server bekerja dengan menerima permintaan HTTP dari klien, dan memberikan respon HTTP ke klien tersebut. Respon HTTP biasanya mengandung dokumen HTML tetapi dapat juga berupa berkas raw, gambar, dan berbagai jenis dokumen lainnya. Jika terjadi kesalahan permintaan dari klien atau terjadi masalah saat melayani klien maka web server akan mengirimkan respon kesalahan yang dapat berupa dokumen HTML atau teks yang memberi penjelasan penyebab terjadinya kesalahan.

Umumnya setiap web server mempunyai kemampuan untuk melakukan pencatatan/logging terhadap informasi detil mengenai permintaan klien dan respon dari web server dan disimpan dalam berkas log, dengan adanya berkas log ini maka akan memudahkan web master untuk mendapat statistik dengan menggunakan tool log analizer. Pada penggunaan sehari-hari banyak web server mengimplementasikan fitur-fitur berikut:

  1. Otentifikasi fitur untuk mengotorisasi suatu permintaan dari klien sebelum menggunakan sumber daya yang dimiliki oleh web server (biasanya User dan Password).

  2. Dukungan HTTPS (dengan SSL, atau TSL) yang memungkinkan koneksi yang aman (dengan enkripsi) ke server pada port 433 berbeda dengan koneksi HTTP biasa di port

  3. Pengatur Bandwith (Bandwith throttling) yang berfungsi untuk membatasi kecepatan respon dengan tujuan tidak membanjiri jaringan dan menghemat pita data (bandwith) agar dapat melayani klien lebih banyak.


Setiap server web telah menentukan batas beban yang dapat ditanggung, sehingga setiap server web mempunyai batasan jumlah klien yang terhubung pada satu waktu (umumnya antara 2 s.d. 60.000, secara bawaan (default) maksimal 500 atau 1000). Jika server web sudah mendekati batas limit yang mampu ditangani maka server menjadi kelebihan beban sehingga lambat dalam memberikan respon.

 

Daftar Pustaka :

Supardi, Yuniar. 2010. Web My Profile dengan Joomla. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Web Browser

Menurut Limantara (2009:1) menjelaskan bahwa “web browser merupakan aplikasi perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan teks, image, video, games, dan informasi lainnya yang berlokasi pada halaman web pada Word Wide Web (WWW) atau Local Area Network (LAN)”. Teks dan image pada halaman web dapat berisi hyperlink ke halaman web lain pada website yang sama maupun berbeda.

Dengan web browser seorang pengguna bisa mengakses informasi yang disediakan pada banyak website secara cepat dan mudah. Meskipun browser pada umumnya digunakan untuk mengakses Word Wide Web, browser juga bisa digunakan untuk mengakses informasi yang disediakan web server pada jaringan privat atau pada system file. Contoh web browser: Microsoft Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome, dan lain-lain.

Fungsi utama web browser adalah:

  1. Memungkinkan untuk mengambil dan melihat informasi dari komputer server www, ghoper dan FTP di internet, atau media penyimpanan yang berisi dokumen HTML.

  2. Berinteraksi dengan sistem berbasiskan

  3. Merupakan alat untuk melihat dokumen elektronik.

  4. Untuk melakukan downloading/upload informasi

  5. Untuk mengirim dan menerima E-mail.


 

Daftar Pustaka :

Limantara, Hans S. 2009. Jelajah Dunia Maya dengan Cepat dan Mudah. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Website


  1. Pengertian Website


Menurut Sutarman (2007:7) menjelaskan bahwa “website merupakan salah satu sumber daya internet yang berkembang pesat. Informasi web di distribusikan melalui hypertext, yang memungkinkan suatu teks pendek menjadi acuan untuk membuka dokumen yang lain”. Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk suatu rangkaian bangunan yang paling berkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi formasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website. Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan, sedangkan website dinamis adalah Facebook. Dalam sisi pengembangannya, website statis hanya bisa di update oleh pemiliknya saja, sedangkan dinamis bisa di update oleh pengguna maupun pemilik.

 

Daftar Pustaka:

Sutarman. 2007. Membangun Aplikasi Web dengan PHP & Mysql. Yogyakarta: Graha ilmu.